<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>dUNia FIENA pELaNgi JiwA</title>
	<link>http://angel.blogdetik.com</link>
	<description>you can fool all the people some of the time, and some of the people all the time. but u cannot fool all the people all the time</description>
	<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 08:51:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Kisah Pahit Seorang Gigolo</title>
		<link>http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kisah-pahit-seorang-gigolo/</link>
		<comments>http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kisah-pahit-seorang-gigolo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 09:10:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[Kisah Pahit Seorang Gigolo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kisah-pahit-seorang-gigolo/</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Pahit Seorang Gigolo
Aku terpaksa menjadi gigolo&#8221; (FAKTA PLUS!!)
Teman-teman, Bacalah kisah di bawah ini:
(Cobalah ambil hikmahnya.. jangan terburu-buru silau oleh harta)
Seorang pemuda frustasi mencoba-coba jadi gigolo.
Pengalaman pertamanya bertemu seorang ibu muda perlente dengan mobil
mewah. Pemuda itu dibawa dengan mobil mewah menuju ke sebuah rumah besar
milik wanita itu.
Sesampainya dirumah, Dia dimasukkan ke dalam sebuah kamar. Si [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah Pahit Seorang Gigolo</p>
<p>Aku terpaksa menjadi gigolo&#8221; (FAKTA PLUS!!)<br />
Teman-teman, Bacalah kisah di bawah ini:<br />
(Cobalah ambil hikmahnya.. jangan terburu-buru silau oleh harta)</p>
<p>Seorang pemuda frustasi mencoba-coba jadi gigolo.<br />
Pengalaman pertamanya bertemu seorang ibu muda perlente dengan mobil<br />
mewah. Pemuda itu dibawa dengan mobil mewah menuju ke sebuah rumah besar<br />
milik wanita itu.</p>
<p>Sesampainya dirumah, Dia dimasukkan ke dalam sebuah kamar. Si pemuda itu<br />
merasa nervous karena ini adalah pertama kalinya masuk ke kamar wanita<br />
lain.</p>
<p>Pikirannya sudah macam-macam, bingung dan juga kikuk. Semakin berpikir<br />
seperti itu, birahinya juga makin muncul.</p>
<p>Sebelum melakukan apa-apa, wanita itu berkata, &#8220;Kamu lepas dulu baju<br />
kamu dan tunggu disini dulu ya, jangan ke mana-mana,&#8221; ujar wanita itu<br />
kemudian keluar dari kamar. Pemuda itu makin bingung karena ditinggal<br />
sendirian.</p>
<p>Sebetulnya dia malu untuk telanjang karena  tubuhnya kurus. Akhirnya dia<br />
melepas semua bajunya,dan menunggu di kamar. &#8220;Ah sudah kepalang<br />
tanggung,&#8221; pikirnya.</p>
<p>Tak lama kemudian, ibu itu masuk ke dalam kamar. Kali ini diikuti oleh<br />
dua orang anak kecil.</p>
<p>Ibu itu berkata kepada kedua anak kecil itu, &#8220;Nah, Wati dan Budi, harus<br />
banyak makan. Kalau tidak, nanti badannya kurus seperti Om ini&#8221;</p>
<p>Huahaha..ha. .ha..<br />
Serius Amat Bacanya&#8230; Ayo kerja.. kerja &#8230;!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kisah-pahit-seorang-gigolo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesaksian seorang yg pernah imati suri</title>
		<link>http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kesaksian-seorang-yg-pernah-imati-sur/</link>
		<comments>http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kesaksian-seorang-yg-pernah-imati-sur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 08:29:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[Kesaksian seorang yg pernah imati suri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kesaksian-seorang-yg-pernah-imati-sur/</guid>
		<description><![CDATA[Kesaksian seorang yg pernah imati sur

  
Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ
&#62; &#8216;Menyaksikan Orang
&#62; Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia&#8217;.
&#62;
&#62; Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan
&#62; banyak orang.
&#62; Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas
&#62; Virginia Dr Raymond
&#62; A Moody pernah meneliti fenomena ini.
&#62; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><strong><font face="Calibri" size="2">Kesaksian seorang yg pernah i</font></strong></strong><strong><strong><font face="Calibri" size="2">mati sur</font></strong></strong></p>
<p align="center"><font face="Calibri" size="2"></p>
<hr align="center" noshade="noshade" size="1" width="100%" />  </font></p>
<p><font face="Calibri" size="2">Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ<br />
&gt; &#8216;Menyaksikan Orang<br />
&gt; Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia&#8217;.<br />
&gt;<br />
&gt; Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan<br />
&gt; banyak orang.<br />
&gt; Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas<br />
&gt; Virginia Dr Raymond<br />
&gt; A Moody pernah meneliti fenomena ini.<br />
&gt; Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama.<br />
&gt; Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.<br />
&gt;<br />
&gt; Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan<br />
&gt; Sugimin yang<br />
&gt; mengutip Al-Quran<br />
&gt; yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta<br />
&gt; penelusuran<br />
&gt; melalui<br />
&gt; internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr<br />
&gt; Raymond<br />
&gt; dapat membuka situs <a href="http://kaskus.us/userframe.php?link=http://www.lifeafterlife/">www.lifeafterlife</a>. com dan hasil penelitian Raymond<br />
&gt; tentang mati<br />
&gt; suri dapat<br />
&gt; dibaca di buku Life After Life.<br />
&gt;<br />
&gt; Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis<br />
&gt; berusia<br />
&gt; sekitar 25 tahun itu<br />
&gt; memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya<br />
&gt; saat mati<br />
&gt; suri.<br />
&gt;<br />
&gt; Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan<br />
&gt; penjelasan<br />
&gt; pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak<br />
&gt; kecil cobaan<br />
&gt; telah datang pada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api<br />
&gt; sehingga harus<br />
&gt; menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab<br />
&gt; itu ia<br />
&gt; menderita selama tiga tahun.<br />
&gt; Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid) . Gondok tersebut<br />
&gt; menyebabkan<br />
&gt; beberapa kerusakan pada jantung dan matanya.<br />
&gt; Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani<br />
&gt; check-up atas<br />
&gt; gondoknya<br />
&gt; di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia . Hasil<br />
&gt; pemeriksaan<br />
&gt; menyatakan<br />
&gt; penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.<br />
&gt;<br />
&gt; &#8221;Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,&#8217; &#8216;jelas Rustam. Oleh<br />
&gt; karena itu Aslina<br />
&gt; hanya diberi<br />
&gt; obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa,<br />
&gt; dan terpaksa<br />
&gt; pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia<br />
&gt; dimasukkan<br />
&gt; ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya<br />
&gt; sesak.Lalu ia<br />
&gt; dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. &#8221;Aslina seperti orang ombak<br />
&gt; (menjelang<br />
&gt; sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat.<br />
&gt; Setelah itu<br />
&gt; dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir, &#8221;<br />
&gt; ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan<br />
&gt; kesaksiaanya.<br />
&gt;<br />
&gt; &#8221;Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,&#8221;<br />
&gt; begitu ia<br />
&gt; mengawali kesaksiaanya<br />
&gt; setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel<br />
&gt; Mutiara Merdeka<br />
&gt; Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa<br />
&gt; ia juga<br />
&gt; menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati<br />
&gt; datang. &#8221;Saya telah merasakan mati,&#8221; ujar anak yatim itu. Hadirin<br />
&gt; terpaku mendengar<br />
&gt; kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu.<br />
&gt;<br />
&gt; Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit<br />
&gt; hewan ditarik<br />
&gt; dari daging,<br />
&gt; dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. &#8221;Terasa malaikat mencabut (nyawa, red)<br />
&gt; dari kaki<br />
&gt; kanan saya,&#8221;<br />
&gt; tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah.<br />
&gt; &#8221;Saat di<br />
&gt; ujung napas, saya<br />
&gt; berzikir,&#8221; ujarnya. &#8221;Sungguh sakitnya, Pak, Bu,&#8221; ulangnya di hadapan<br />
&gt; lebih dari 300<br />
&gt; alumni ESQ<br />
&gt; Pekanbaru.<br />
&gt;<br />
&gt; Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di<br />
&gt; sekelilingnya<br />
&gt; ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah<br />
&gt; itu datang<br />
&gt; dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina.<br />
&gt; &#8221;Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot,<br />
&gt; gemetar,&#8221; ujar<br />
&gt; Aslina mencerita pengalaman matinya.<br />
&gt; Lalu malaikat itu bertanya: &#8216;&#8217;siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu<br />
&gt; dan siapa<br />
&gt; nama orangtuamu. &#8221;<br />
&gt; Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke<br />
&gt; alam<br />
&gt; barzah. &#8221;Tak ada teman kecuali amal,&#8221; tambah Aslina yang Ahad malam itu<br />
&gt; berpakaian<br />
&gt; serba hijau.<br />
&gt;<br />
&gt; Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu<br />
&gt; ia tampil<br />
&gt; memberikan<br />
&gt; kesaksian bagaikan seorang muballighah.<br />
&gt; Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya<br />
&gt; berkudis,badan<br />
&gt; berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk<br />
&gt; dari orang<br />
&gt; tersebut.<br />
&gt;<br />
&gt; Aslina melanjutkan. &#8221;Bapak, Ibu, ingatlah mati,&#8221; sekali lagi ia mengajak<br />
&gt; hadirin<br />
&gt; untuk bertaubat dan<br />
&gt; beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan<br />
&gt; kesaksiannya, ruh<br />
&gt; Aslina dipimpin oleh<br />
&gt; dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu<br />
&gt; ia<br />
&gt; memanggil malaikat itu dengan &#8221;Ayah&#8221;. &#8221;Wahai ayah bisakah saya bertemu<br />
&gt; dengan ayah<br />
&gt; saya,&#8221; tanyanya. Lalu muncullah satu sosok.<br />
&gt; Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab<br />
&gt; ayahnya<br />
&gt; meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu<br />
&gt; adalah ayahnya.<br />
&gt; Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: &#8221;Wahai ayah, janji<br />
&gt; saya telah<br />
&gt; sampai.&#8221;<br />
&gt; Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina.<br />
&gt; &#8221;Pulanglah<br />
&gt; ke rumah, kasihan adik-adikmu. &#8221; ruh Aslina pun menjawab. &#8221;Saya tak bisa<br />
&gt; pulang,<br />
&gt; karena janji telah sampai&#8221;.<br />
&gt;<br />
&gt; Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin<br />
&gt; bahwa alam<br />
&gt; barzah dan akhirat itu benar-benar ada. &#8221;Alam barzah, akhirat, surga dan<br />
&gt; neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,&#8221; ujarnya bak seorang<br />
&gt; pendakwah.<br />
&gt;<br />
&gt; Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk.<br />
&gt; Lalu dua<br />
&gt; malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal<br />
&gt; shaleh yang<br />
&gt; mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan<br />
&gt; didudukkan di<br />
&gt; kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup<br />
&gt; aurat, wajahnya<br />
&gt; cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. &#8221;Siapa kamu?&#8221; lalu<br />
&gt; perempuan itu<br />
&gt; menjawab.&#8221;Akulah (amal) kamu.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi<br />
&gt; lorong<br />
&gt; waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang<br />
&gt; laki-laki<br />
&gt; yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya<br />
&gt; koyak-koyak<br />
&gt; dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. &#8221;Siapa<br />
&gt; manusia ini?&#8221;<br />
&gt; Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang.<br />
&gt;<br />
&gt; Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina<br />
&gt; bertanya lagi ke<br />
&gt; amalnya tentang<br />
&gt; orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah<br />
&gt; shalat.<br />
&gt; Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke<br />
&gt; tubuhnya.<br />
&gt; Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang<br />
&gt; saling bunuh,<br />
&gt; manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.<br />
&gt;<br />
&gt; Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan,<br />
&gt; setiap tusukan<br />
&gt; terdapat 80 mata<br />
&gt; pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut<br />
&gt; menjerit dan tidak<br />
&gt; ada yang<br />
&gt; menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut<br />
&gt; adalah orang<br />
&gt; juga suka<br />
&gt; membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang<br />
&gt; tersebut adalah<br />
&gt; anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.<br />
&gt;<br />
&gt; Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut.<br />
&gt; Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga<br />
&gt; dua malaikat<br />
&gt; dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang<br />
&gt; mengucap :<br />
&gt; Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar.Tiba-tiba ada yang mengalungkan<br />
&gt; sesuatu di<br />
&gt; lehernya.Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.<br />
&gt;<br />
&gt; Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya<br />
&gt; mengeluarkan cahaya,<br />
&gt; di belakang tepak<br />
&gt; itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh<br />
&gt; Aslina bertanya<br />
&gt; pada amalnya<br />
&gt; tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah.<br />
&gt; (Husnul<br />
&gt; khatimah secara<br />
&gt; literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir<br />
&gt; hayatnya<br />
&gt; dalam keadaan (berbuat) baik,red).<br />
&gt;<br />
&gt; Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun<br />
&gt; mengatakan<br />
&gt; kepada amalnya. &#8221;Saya mau shalat.&#8221; Lalu dua malaikat yang memimpinnya<br />
&gt; melepaskan<br />
&gt; tangan ruh Aslina. &#8221;Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang<br />
&gt; di dunia<br />
&gt; shalat,&#8221; ungkap Aslina.<br />
&gt; Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu<br />
&gt; diperlihatkan pula<br />
&gt; kepada<br />
&gt; ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan<br />
&gt; emas di dalam<br />
&gt; tepak &#8221;husnul khatimah&#8221; itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia<br />
&gt; melihat cahaya<br />
&gt; seperti matahari tapi agak kecil.<br />
&gt; Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. &#8221;Tolong kau sampaikan kepada<br />
&gt; umat, untuk<br />
&gt; bersujud di hadapan Allah.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad<br />
&gt; berkumpul di<br />
&gt; satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima<br />
&gt; meter dari<br />
&gt; kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. &#8221;Cepatlah kiamat, aku<br />
&gt; tak tahan<br />
&gt; lagi di sini Ya Allah.<br />
&gt; &#8221; Manusia-manusia itu juga memohon. &#8221;Tolong kembalikan aku ke dunia, aku<br />
&gt; mau<br />
&gt; beramal.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia<br />
&gt; mati suri.<br />
&gt; Dalam kesaksiaannya<br />
&gt; ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu<br />
&gt; untuk<br />
&gt; bertaubat dan beramal<br />
&gt; shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah kesaksian Aslina,<br />
&gt; instruktur<br />
&gt; Pelatihan ESQ Legisan<br />
&gt; Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku<br />
&gt; sekaligus penemu<br />
&gt; metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang<br />
&gt; disaksikan<br />
&gt; oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat.<br />
&gt; Legisan mengemukakan pula, mungkin diantara alumni ESQ yang hadir pada<br />
&gt; Ahad (24/9)<br />
&gt; malam<br />
&gt; itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang<br />
&gt; jelas,<br />
&gt; lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang<br />
&gt; hampir sama.<br />
&gt;<br />
&gt; &#8221;Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada<br />
&gt; kita<br />
&gt; semua, &#8221;<br />
&gt; ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A Moody Jr tentang<br />
&gt; mati suri.<br />
&gt; Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di<br />
&gt; sana ia<br />
&gt; melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan<br />
&gt; diakhir<br />
&gt; pengakuan orang mati suri itu berkata: &#8221;Dan aku ingin agar aku dapat<br />
&gt; kembali dan<br />
&gt; membatalkan semuanya.&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin<br />
&gt; dikembalikan ke<br />
&gt; dunia dan ingin<br />
&gt; beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan &#8221;aku ingin agar aku<br />
&gt; dapat kembali<br />
&gt; dan membatalkan semuanya,&#8221;<br />
&gt; Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu&#8217;muninun (23) ayat 99-100:<br />
&gt; Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia<br />
&gt; berkata:&#8221;Ya, Tuhanku<br />
&gt; kembalikanlah aku (ke dunia).&#8221;(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh<br />
&gt; terhadap yang<br />
&gt; telah aku tinggalkan. Sekali-kali<br />
&gt; tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di<br />
&gt; hadapan mereka<br />
&gt; ada dinding<br />
&gt; sampai hari mereka dibangkitkan. (100).<br />
&gt;<br />
&gt; Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat<br />
&gt; Az-Zumar<br />
&gt; ayat 39: &#8221;Dan<br />
&gt; kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum<br />
&gt; datang azab<br />
&gt; kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).&#8221;<br />
&gt;<br />
&gt; Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur<br />
&gt; ESQ itu<br />
&gt; menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya<br />
&gt; saat mati<br />
&gt; suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati<br />
&gt; perintah Allah<br />
&gt; dan menjauhi larangan-Nya.<br />
&gt; Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu<br />
&gt; pengobatan<br />
&gt; sakit<br />
&gt; gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina.<br />
&gt;<br />
&gt; Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari<br />
&gt; kesaksiaan tersebut.<br />
&gt;<br />
&gt; Nb : Bagikan cerita ini kepada semua orang, agar mereka mendapat hikmahnya<br />
&gt; dari cerita<br />
&gt; ini. Ternyata<br />
&gt; hidup ini hanya sementara, dan hanya amal serta hati yang bersih yang<br />
&gt; menuntun kita<br />
&gt; menuju jalan kehadapan Illahi.</font></p>
<p><font face="Calibri" size="2"> </font></p>
<p><font face="Calibri" size="2"> </font></p>
<p><strong><font face="Bradley Hand ITC" size="3">Asep Kurniawan,ST</font></strong></p>
<p><strong><font face="Bradley Hand ITC" size="3"> </font></strong></p>
<p><strong><font face="Bradley Hand ITC" size="3">Os. Layanan Jual &amp; Keuangan </font></strong></p>
<p><strong><font face="Bradley Hand ITC" size="3">PT.Pertamina (Persero) </font></strong></p>
<p><strong><font face="Bradley Hand ITC" size="3">Supply &amp; Distribusi Region II Area 2A Depot Ujungberung</font></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angel.blogdetik.com/2008/06/12/kesaksian-seorang-yg-pernah-imati-sur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>s3L4m4t h4r1 k4rt1n1 untuk mu h41 p4r4 w4n1t4 1nd0n3514</title>
		<link>http://angel.blogdetik.com/2008/04/21/s3l4m4t-h4r1-k4rt1n1-h41-p4r4-w4n1t4-1nd0n3514/</link>
		<comments>http://angel.blogdetik.com/2008/04/21/s3l4m4t-h4r1-k4rt1n1-h41-p4r4-w4n1t4-1nd0n3514/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 01:59:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[my zONe]]></category>

		<category><![CDATA[s3L4m4t h4r1 k4rt1n1 untuk mu h41 p4r4 w4n1t4 1nd0n3514]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angel.blogdetik.com/2008/04/21/s3l4m4t-h4r1-k4rt1n1-h41-p4r4-w4n1t4-1nd0n3514/</guid>
		<description><![CDATA[ngomongin soal hari kartini &#8230;
kita indetik teringat semua yang berhubungan dengan wanita &#8230;
banyak yang mengartikan &#8230;
wanita itu manusia terindah yang ada di bumi &#8230;
benar tidak nya &#8230;
tergantung dari mana kita melihat dan menilai nya &#8230;
wanita &#8230;
seorang ibu yang mampu melewatkan masa-masa kritis dengan penuh semangat &#8230;
berjuang demi anak-anak nya &#8230;
sampai darah penghabisan pun &#8230;
seorang ibu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ngomongin soal hari kartini &#8230;</p>
<p>kita indetik teringat semua yang berhubungan dengan wanita &#8230;</p>
<p>banyak yang mengartikan &#8230;</p>
<p>wanita itu manusia terindah yang ada di bumi &#8230;</p>
<p>benar tidak nya &#8230;</p>
<p>tergantung dari mana kita melihat dan menilai nya &#8230;</p>
<p>wanita &#8230;</p>
<p>seorang ibu yang mampu melewatkan masa-masa kritis dengan penuh semangat &#8230;</p>
<p>berjuang demi anak-anak nya &#8230;</p>
<p>sampai darah penghabisan pun &#8230;</p>
<p>seorang ibu iklas melakukan apa saja demi anak nya &#8230;</p>
<p>wanita &#8230;</p>
<p>seorang istri yang selalu siap melayani suami &#8230;</p>
<p>keadaan apa pun seorang suami &#8230;</p>
<p>seorang istri dengan iklas menjadi pendengar yang baik &#8230;</p>
<p>seorang istri dengan iklas menjadi apa saja yang membuat suami nya bangga &#8230;</p>
<p>BAGAIMANA MENURUT PENDAPAT ANDA TENTANG WANITA ???</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angel.blogdetik.com/2008/04/21/s3l4m4t-h4r1-k4rt1n1-h41-p4r4-w4n1t4-1nd0n3514/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>can u here me &#8230;</title>
		<link>http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/can-u-here-me/</link>
		<comments>http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/can-u-here-me/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 05:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[sAy A LittLe pRAy]]></category>

		<category><![CDATA[can u here me ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/can-u-here-me/</guid>
		<description><![CDATA[CARDIOPULMONARY RESUSCITATION ( CPR )
UNTUK DIRI SENDIRI (jika kita sendirian)
Apa yang harus kita lakukan jika terkena serangan jantung saat kita hanya seorang diri? Dua orang staf Johnson City Medical Center menemukan metode ini dan mereka menelitinya secara mendalam di Unit Gawat Darurat rumah sakit kami, serta menulis artikel mengenai hal
tersebut. Tulisan mereka telah diterbitkan, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CARDIOPULMONARY RESUSCITATION ( CPR )<br />
UNTUK DIRI SENDIRI (jika kita sendirian)</p>
<p>Apa yang harus kita lakukan jika terkena serangan jantung saat kita hanya seorang diri? Dua orang staf Johnson City Medical Center menemukan metode ini dan mereka menelitinya secara mendalam di Unit Gawat Darurat rumah sakit kami, serta menulis artikel mengenai hal<br />
tersebut. Tulisan mereka telah diterbitkan, dan bahkan temuan ini mereka masukkan dalam pelatihan CPR dan ACLS. Metode yang disebut &#8216;Cough CPR&#8217; (&#8217;CPR lewat Batuk&#8217;) ini terbukti dapat dan berhasil dilakukan, dan seorang ahli penyakit jantung mengakuinya.</p>
<p>Seandainya Anda pernah menerima email ini Anda patut merasa bahagia karena banyak yang peduli kepada Anda.<br />
Jika kita menerima email ini lalu meneruskannya kepada 10 orang, bisa dipastikan bahwa paling tidak akan ada 1 orang yang dapat kita selamatkan jiwanya.</p>
<p>Bacalah email ini&#8230; yang tertulis di dalamnya bisa menyelamatkan Anda!</p>
<p>Bayangkan bahwa Anda sedang dalam perjalanan pulang ke rumah (seorang diri, tentu saja). Saat itu pukul 6.15 sore. Anda betul-betul penat, jengkel dan frustasi setelah seharian bekerja berat. Tiba-tiba dada Anda terasa amat sakit, dan rasa sakitnya kemudian menjalar ke lengan<br />
dan terasa sampai ke bagian rahang.<br />
Rumah sakit terdekat dari rumah jaraknya hanya lima mil.<br />
Sayangnya, Anda tidak tahu apakah Anda bisa melanjutkan perjalanan sejauh itu. Apa yang harus Anda lakukan?<br />
Anda sudah pernah berlatih melakukan resusitasi jantung (CPR), tetapi sayangnya sang pelatih tidak mengajarkan cara melakukannya pada diri Anda sendiri.</p>
<p>AGAR SELAMAT DARI SERANGAN JANTUNG SAAT TIDAK ADA ORANG DI SEKITAR KITA</p>
<p>Orang yang terkena serangan jantung pada umumnya sedang sendirian saat serangan tersebut datang, dan kami kira metode dalam artikel ini bisa diterapkan. Jika tidak segera mendapatkan pertolongan, orang yang jantungnya berdetak tidak beraturan dan mulai tidak kehilangan kesadaran hanya mempunyai waktu 10 detik sebelum tidak sadarkan diri.</p>
<p>Tetapi, mereka bisa menolong diri sendiri dengan batuk berulang-ulang dan dengan sekuat tenaga. Sebelumnya, mereka harus menarik napas dalam-dalam, dan batuk yang dikeluarkan<br />
pun harus sekeras dan sepanjang mungkin, seperti kalau kita akan membuang dahak yang menyumbat di dada kita. Menarik napas dalam lalu batuk sekuatnya ini harus diulang terus-menerus tanpa henti setiap 2 detik sampai bantuan tiba atau sampai detak jantung terasa normal kembali.</p>
<p>Dengan menarik napas dalam-dalam, oksigen akan masuk ke dalam paru-paru, sedangkan gerakan dada akibat batuk akan menekan jantung dan membuat darah tetap bersirkulasi.<br />
Tekanan pada jantung juga akan membuat organ tersebut kembali berdenyut dengan normal. Dengan demikian korban serangan jantung bisa sampai ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis.</p>
<p>Ceritakan metode ini kepada sebanyak mungkin orang; dengan demikian nyawa mereka bisa terselamatkan! Dikutip dari laporan berkala Health Cares, Rochester General Hospital, No. 240 &#8220;AND THE BEAT GOES ON&#8230;&#8221;<br />
(cetakan ulang dari terbitan The Mended Hearts, Inc.: Heart Response).</p>
<p>JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI KEPADA SEBANYAK<br />
MUNGKIN SAHABAT ANDA</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/can-u-here-me/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>g4r4 2 c1nt4 L4ur4</title>
		<link>http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/g4r4-2-c1nt4-l4ur4/</link>
		<comments>http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/g4r4-2-c1nt4-l4ur4/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 05:53:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BeAutiFuLL]]></category>

		<category><![CDATA[iNtERmEzO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/g4r4-2-c1nt4-l4ur4/</guid>
		<description><![CDATA[

 









]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/1.jpg" title="1.jpg"></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/1.jpg" title="1.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/1.jpg" alt="1.jpg" height="279" width="371" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/1.jpg" title="1.jpg"> </a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/2.jpg" title="2.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/2.jpg" alt="2.jpg" height="288" width="378" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/3.jpg" title="3.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/3.jpg" alt="3.jpg" height="286" width="379" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/4.jpg" title="4.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/4.jpg" alt="4.jpg" height="291" width="385" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/5.jpg" title="5.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/5.jpg" alt="5.jpg" height="290" width="384" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/6.jpg" title="6.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/6.jpg" alt="6.jpg" height="294" width="388" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/7.jpg" title="7.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/7.jpg" alt="7.jpg" height="294" width="391" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/8.jpg" title="8.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/8.jpg" alt="8.jpg" height="295" width="393" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/9.jpg" title="9.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/9.jpg" alt="9.jpg" height="298" width="397" /></a></p>
<p><a href="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/10.jpg" title="10.jpg"><img src="http://angel.blogdetik.com/files/2008/04/10.jpg" alt="10.jpg" height="299" width="397" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://angel.blogdetik.com/2008/04/18/g4r4-2-c1nt4-l4ur4/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.243 seconds -->
